Theo pun berjalan menuju kasir untuk membayar, sedangkan Tea dan Okta menunggu di pintu. Mereka pun berjalan keluar dari pusat perbelanjaan itu dan langsung menuju ke tempat parker mobil. Mereka lalu masuk ke dalam mobil dan mobil itu pun melesat di sepanjang jalan menuju ke rumah Tea. Hal itu Theo lakukan karena dia ingin lebih lama berada di sisi Okta. Ketika Tea keluar dari mobil itu, Theo meminta Okta untuk pindah ke kursi depan supaya Theo bisa nyaman berbicara dengan Okta di perjalanan ke rumah Okta. Akhirnya mereka berdua sampai di depan rumah Okta. Theo pun langsung berpamitan pulang karena setelah itu ia ada latihan dengan personil The Jumpers yang lain.
Di tempat latihan.
Theo : (masuk) “Maaf, aku terlambat.”
Dyan : “Kamu kenapa terlambat? Nggak biasanya nih kayak gini!”
Haliq : “Kalau dilihat dari mukanya kayaknya sedang gembira nih.”
Theo : “Sekali-kali terlambat kan nggak apa-apa dong. Tahu aja kamu, Liq.” (tersenyum)
Haliq : “Kenapa nih kok bisa gembira?”
Tepe : “Dapat rejeki nomplok kali tu, Liq.” (tertawa)
Theo : “Bukan, Pe!”
Tepe : “Terus kenapa?”
Theo : “Aku baru aja jalan sama Okta. Yah walaupun sama temannya tapi nggak apa-apalah.” (senyum)
Tepe : “Ha! Kamu baru aja jalan sama siapa?!” (terkejut)
Theo : “Sama Okta.”
Dyan : “Kayaknya…”
Haliq : “Ada yang suka sama Okta nih.” (melanjutkan kata-kata Dyan)
Dyan : “Kamu kenapa menyelesaikan kata-kataku, Liq?!”
Haliq : “Kamu lama sih, Yan. Ngomong-ngomong nyantai aja dong, Yan.”
Tepe : “Kamu mau aja jalan sama nenek lampir?! Theo, kamu itu gila ya!”
Theo : “Kalau aku memang gila terus kenapa, Pe? Jangan-jangan…”
Haliq : “Jangan-jangan Tepe cemburu tuh.” (menyela perkataan Theo)
Tepe : “Aku? Cemburu?! Najis deh aku cemburu sama kamu cuma gara-gara kamu jalan sama itu nenek lampir!”
Theo : “Nama dia Okta! Bukan nenek lampir!”
Dyan : “Sudah! Nggak usah pada berantem! Kita pada mau latihan nggak sih?!”
Theo : “Ya sudah kita mulai latihannya.”
Tepe : “Konsen ya! Kalau masalah itu nanti kita selesaikan di luar latihan!”
(bersambung)
No comments:
Post a Comment