About Me

My photo
I was a little girl who is still sitting in junior high school. I was the one cool, dirty, good, loyal friend, unique, exciting, weird, crazy, extra ordinary, love adventures, etc hmm, maybe that's all about me

Thursday, April 21, 2011

Kenangan Terindah

Sia-sia ku bertahan dengan semua ini
Yang tersisa hanya sesal dalam hidupku
Maafkan aku yang telah membunuh cintamu
Hingga kau terlalu cepat berlalu

Hanya kamu yang bisa hidup dalam hatiku
Hanya kamu yang hadir dalam mimpi indahku
Hanya kamu yang dapat mengerti diriku

Yang tersisa
Hanya sebuah kenangan
Dalam kedamaian
Tenanglah dan tersenyum
Dalam hidupku cintaku hanya untukmu

Friday, April 8, 2011

Lebih Berarti Part 5

Tea : “Itu apa?”
Okta : “Itu cowok yang nabrak aku beberapa hari yang lalu!”
Tea : “Mana, Ta?”
Okta : “Yang main drum, Tea!”
Tea : “Ha? Jadi yang nabrak kamu itu Kak Tepe?” (terkejut)
Okta : “Kamu kenal?”
Tea : “Nggak, aku cuma tahu. Mungkin waktu itu dia lagi menghindar dari fansnya, jadi dia nggak lihat kamu terus nabrak kamu, Ta.”
Okta : “Kok kamu tahu? Hayo, kamu suka ya sama dia?”
Tea : “Ya tahulah, aku kan selalu up to date kalau masalah The Jumpers. Apa?! Aku suka sama Kak Tepe? Nggaklah Ta! Aku itu sukanya sama yang itu.” (nunjuk ke arah sang vokalis)
Okta : “Mana, mana, mana?”
Tea : “Vokalisnya, Ta.” (mukanya memerah)
Okta : “Oh kirain. Hmm, aku sih senang kalau kamu nggak suka sama, hmm, siapa tadi namanya? Tempe?”
Tea : “Yang bener Tepe, Okta!”
Okta : “Ya apalah itu namanya.”
Tea : “Kenapa kamu senang Ta? Kamu suka sama Kak Tepe ya?”
Okta : “Amit-amit deh aku suka sama dia! Sama cowok yang tak kenal minta maaf!”
Tea : “Ya sudah Ta, aku ke sana dulu. Da Okta.”
Okta : “Da Tea.”
            Beberapa saat kemudian.
Dama : “Kak Okta!”
Okta : “Apa dik Dama?”
Dama : “Kak Okta cantik deh.” (tersenyum)
Okta : “Sudah dik, ngomong aja nggak usah pakai ngerayu segala.”
Dama : “Gantiin aku jadi LO ya, Kak?”
Okta : “Memangnya kamu mau kemana, Dik?”
Dama : “Aku harus pulang, Kak. Mama tadi jatuh sakit. Mau ya Kak?”
Okta : “Iya deh. Kakak nitip salam ya buat Mamamu. Semoga cepat sembuh.” (tersenyum)
Dama : “Terima kasih ya kak. Kak Okta baik deh. Da Kak Okta.” (tersenyum lalu berlari)
Okta : “Da.” (menuju ke tenda putih dibelakang panggung)






(bersambung)

Lebih Berarti Part 4

Hari H. Satu jam sebelum acara dimulai.
            Okta pun mengeliling tempat itu untuk melihat-lihat. Dan Okta pun terkejut ketika ia melihat Tepe, cowok yang menabraknya beberapa minggu yang lalu.
Okta : (berjalan menuju cowok tersebut) “Eh, Kamu! Ngapain kamu disini?!”
Tepe : “??” (bingung)
Ivo : “Ta!”
Okta : (membalikkan badan) “Apa, Vo?”
Ivo : “Kamu lihat Dama nggak?”
Okta : “Dari tadi aku belum lihat Dama, Vo.”
Ivo : “Ya sudahlah. Aku ke sana dulu ya?”
Okta : “Oke.” (membalikkan badan dan mencari Tepe yang tiba-tiba menghilang) “Setan kali ya itu cowok? Tahu-tahu menghilang begitu saja? Ya sudahlah, bodoh amat ngurusin dia!”
            Ternyata Tepe tengah mempersiapkan diri untuk maju ke atas panggung dan menghibur penonton yang sudah datang. Lalu ia mengenakan jubah ciri khas The Jumpers dan langsung naik ke atas panggung bersama dengan personil The Jumpers yang lain. Dyan sang gitaris pun mulai memainkan gitarnya dan diikuti dengan melepas jubah mereka sehingga para fans berteriak dengan semangat. Namun, saat Okta melihat siapa salah seorang yang menabrak dia, dia lalu terkejut dan memanggil sahabatnya, Tea.
Okta : “Te, Tea, sini deh.”
Tea : “Kenapa, Ta? Kok mukamu aneh gitu?”
Okta : “Itu!” (nunjuk ke arah Tepe)







(bersambung)

Lebih Berarti Part 3

Setelah anggota rapat sudah lengkap pembahasan pun dimulai.
Dika : “Oke, mari kita mulai rapat pada hari ini.” (diam sejenak) “Temen-temen, kita sudah dapat tempat dan sponsornya. Sekarang kita di sini untuk membahas bintang tamu yang akan mengisi acara kita. Ada yang punya ide?”
Winnie : “Aku usul Quasto dong.”
Ivo : “Peploop Bumper aja.”
Dama : “JetPlane, JetPlane!” (teriak)
Tea : “Aku sih usulnya The Jumpers.” (tersenyum)
Okta : “Aku ikut aja deh yang penting acaranya sukses.” (senyum)
Dika : (diam sejenak) “Oke, karena tema kita tentang kegembiraan, maka kita pilih Quasto, Peploop Bumper dan The Jumpers.”
Tea : “Yahu. The Jumpers!” (teriak)
Dika : “Rapat kita tutup sampai sini.”
Okta dan Tea : (keluar ruangan)
Okta : “Eh Te, lagunya The Jumpers itu yang gimana sih?”
Tea : “Ya gitu deh. Nanti kamu juga tahu sendiri kok.” (senyum)
Okta : “Hu, dasar pelit!”
Tea : “Biarin.” (menjulurkan lidah)
            Sebelum hari H, mereka melakukan persiapan di tempat yang sudah ditentukan dan membagi tugas.














(bersambung)

Thursday, April 7, 2011

Jadikanlah Aku Pacarmu


Lelap haru di taman
Bias makna yang terpendam
Alas tonggak harapan


Belai indah matamu
Teman mimpi tanpa jemu
Biar terkadang semu


Untaian bunga canda
Tempatkan kau lepaskan tawa
Tenang hati terbaca


Kini tiba waktuku
Untuk puitiskan sayang
Untuk katakan cinta


Jadikanlah aku pacarmu
Kan kubingkai slalu indahmu
Jadikanlah aku pacarmu
Iringilah kisahku


Kini tiba waktuku
Untuk puitiskan sayang
Untuk katakan cinta


Jangan pernah lari dariku
Jangan engkau lupakan aku
Jangan pernah lari dariku
Jangan engkau lupakan aku

Wednesday, April 6, 2011

Tak Ingin Kembali

cinta yang dulu hilang
kini datang kembali
bersama dirimu kekasih

mungkin ku tak bisa
melupakan dirimu
yang tersulit bagiku
hanya kau yang tau
maksutku dan isi hatiku

cinta
tak mungkin terulang lagi
sakit hatiku merintih
tak ingin kau kembali
dalam hidupku
dalam mimpiku

cinta
tak mungkin terulang lagi
perih hatiku merintih
tak ingin kau kembali
dalam hidupku
dalam mimpiku

Tuesday, April 5, 2011

Lebih Berarti Part 2

Keesokan harinya di sekolah Okta.
Okta : “Hai Wisnu.”
Wisnu : “Hai juga Okta.” (tersenyum)
Okta : “Hai Tea.”
Tea :”Hai juga Okta. Eh Ta, kenapa tuh lututmu?” (nunjuk lutut Okta)
Okta : “Oh ini? Ini gara-gara kemarin aku ditabrak cowok.”
Tea : “Kamu ceroboh lagi ya?”
Okta : “Gak! Kali ini bukan aku yang salah! Tapi itu cowok yang seenaknya aja nabrak aku! Mana gak minta maaf lagi!”
Tea : “Lho? Kok bisa gitu?”
Okta : “Tahu deh! Itu cowok terus asal lari aja ninggalin aku!”
Tea : “Ya sudah, sabar ya Ta.” (tersenyum)
*teng…teng…teng…*
Okta : “Ya sudah Te, aku ke tempat dudukku dulu.”
            Di saat pelajaran
Dika : (bisik-bisik) “Ssst…Ta, Okta!”
Okta : (berbisik) “Apa, Dik?”
Dika : “Nanti pulang sekolah ada rapat panitia untuk acara ‘Night with a Million Happiness’. Jangan lupa datang ya! Jangan telat!”
Okta : “Oke, Dik.”
            Beberapa jam kemudian.
*teng…teng…teng…*
Okta : (dalam perjalanan ke ruang rapat)Keesokan harinya di sekolah Okta.
Okta : “Hai Wisnu.”
Wisnu : “Hai juga Okta.” (tersenyum)
Okta : “Hai Tea.”
Tea :”Hai juga Okta. Eh Ta, kenapa tuh lututmu?” (nunjuk lutut Okta)
Okta : “Oh ini? Ini gara-gara kemarin aku ditabrak cowok.”
Tea : “Kamu ceroboh lagi ya?”
Okta : “Gak! Kali ini bukan aku yang salah! Tapi itu cowok yang seenaknya aja nabrak aku! Mana gak minta maaf lagi!”
Tea : “Lho? Kok bisa gitu?”
Okta : “Tahu deh! Itu cowok terus asal lari aja ninggalin aku!”
Tea : “Ya sudah, sabar ya Ta.” (tersenyum)
*teng…teng…teng…*
Okta : “Ya sudah Te, aku ke tempat dudukku dulu.”
            Di saat pelajaran
Dika : (bisik-bisik) “Ssst…Ta, Okta!”
Okta : (berbisik) “Apa, Dik?”
Dika : “Nanti pulang sekolah ada rapat panitia untuk acara ‘Night with a Million Happiness’. Jangan lupa datang ya! Jangan telat!”
Okta : “Oke, Dik.”
            Beberapa jam kemudian.
*teng…teng…teng…*
Okta : (dalam perjalanan ke ruang rapat)





(bersambung)

Lebih Berarti Part 1

Hai, aku Tri Okta Sampurna, panggil aja aku Okta. Aku adalah pelajar kota Jember. Aku sekolah di SMA Negeri 1 Jember. Kamu bisa cari aku di kelas XI IPA 3.
*teng…teng…teng…*
Pak Guru : “Pelajaran Bapak cukup sampai disini dulu. Selamat siang anak-anak.”
Murid-murid : “Selamat siang, Pak.”
Di tempat lain
            Hai, aku Teguh Prakoso, panggil aja aku Tepe. Aku adalah anak kuliahan di Fakultas Hukum, universitas di Jember, dan kamu tahu tidak? Aku juga seorang drummer di sebuah band yang bernama The Jumpers. Makanya kalau pergi aku selalu menyamar supaya tidak dikenali oleh para fansku.
Fans Tepe 1 : “Eh temen-temen, itu kak Tepe ya?”
Fans Tepe 2 : “Eh iya, itukan kak Tepe!”
Fans Tepe 3 : “Mana-mana?”
Fans Tepe 2 : “Itu tuh!” (nunjuk ke arah Tepe)
Para fans : “Kak Tepe!” (teriak)
Tepe : (sadar lalu mengambil langkah seribu dan bergumam) “Haduh, percuma nih aku nyamar kalau tetep aja ketahuan.”
*brak…*
Okta : “Haduh! Eh kamu tu kalau jalan punya mata gak sih?!”
Tepe : (berlalu tanpa menghiraukan Okta dan kembali berlari)
Okta : (bergumam) “Itu orang gila apa ya? Masa sudah nabrak gak minta maaf pula.!” (marah)
Beberapa menit kemudian.
Tepe : “Haduh, aku tadi lupa minta maaf sama orang yang ku tabrak tadi.” (minum) “Ya sudahlah, siapa tahu besok bertemu lagi.”






(bersambung)

Monday, April 4, 2011

Don't Give Me Poison

Sesak ini
Ku tak inginkan lagi
Terasa untukku


Panas ini
Hanguskan otakku
Lemahkanku




Tak kan pernah ku biarkan
(all about you know destroying everything)
Semua omong kosongmu
(will never to fill in the day in my life)


Gelap ini
Memaksaku tuk pergi
Jauh tak kembali (hapuskan jiwaku)


Perih ini
Siksakan jiwaku
Karenamu
(I’m tired and go away)




Tak kan pernah ku biarkan
(all about you know destroying everything)
Semua omong kosongmu
(will never to fill in the day in my life)


(tak kan pernah ada ceritamu lagi)


Usai semua cerita
Yang penah kau berikan
Tak kan ku biar kan kau
Hancurkan semua ini




Tak kan pernah ku biarkan
(all about you know destroying everything)
Semua omong kosongmu
(will never to fill in the day in my life)
Takdirku bukan untukmu
(couse my day ever break let me go leave my life)
(leave my life)

Pandang Jalanmu

Pejamkan mata
Mulailah berfikir
Kembalilah ke dasar otakmu
Serukan semua awal tujuanmu perbaiki lubang di hatimu


Remuk tubuh hapuskan nafasmu
Ketika kau lemah dan terbawa




Semua kan berbeda saat awal mendengarnya
Jangan kau fikir semua berjalan seperti dongengmu
Berfikirlah sempurna ketika semua kan terjadi
Camkan dan hindari saat dimana kau terluka




Hitam di hidup kan slalu menjemput
Dan kan membawamu kedalam mulutnya


Tajamkan semua dasar tujuanmu
Agar kau dapat kalahkan semua


Terbiasalah dengan semua ini dan kau mengerti
Jalan menghindarinya, s’gala hambatan yang menghalang
Memang raga tak ada yang sempurna namun jiwa kan jadi sempurna


Remuk tubuh hapuskan nafasmu
Ketika kau lemah dan terbawa




Semua kan berbeda saat awal mendengarnya
Jangan kau fikir semua berjalan seperti dongengmu
Berfikirlah sempurna ketika semua kan terjadi
Camkan dan hindari saat dimana kau terluka


Ketika semua tak perdulikanmu,
hanya gelap kau pandang selalu
Genggamanmu terlepaskan,
dan tumpuanmu tak berdaya menahan
Terinjak-injak oleh harapanmu
sendiri, terasa berat dan tak berdaya




Tak tahan kau melihat semua
Dan pada saat itu lah
Kau sadar bahwa kau,
Tak persiapkan semua


Pejamkan mata mulailah berfikir

Tawamu Benciku

Dimana aku
Dan siapa aku
Haruskah kini


Kurasa luka
Dan teramat perih
Kau tak pernah tau


Kau buat ku hilang
Kau anggap ku sampah
Takkan terubah jalanku olehmu…






Adakah aku ….
Yang selalu jatuh demi dirimu bisa tertawa
Kau buat aku…
Bagai kotoran membusuk dan tak pernah berati




Dimana sumpahmu yang dulu kau ucap
Dari mulutmu


Senyum rayu mu menjilatiku
Meracuni ku


Kau buat ku hilang
Kau anggap ku sampah
Takkan terubah jalanku olehmu…






Adakah aku ….
Yang selalu jatuh demi dirimu bisa tertawa
Kau buat aku…
Bagai kotoran membusuk dan tak pernah berati






I try to find other
And I never look at your face
Stay in your place just leave my life
Until when I look you die
I wake alone
And never need you here
I wake alone
Couse you kill me with your love

Let's Go Home

Beraneka ragam rumah.,,


beraneka ragam keluarga.,,


beraneka ragam lingkungan...


Di dunia yang penuh dengan manusia ini.,,


selalu ada rumah untuk pulang...


Setiap keluarga punya msalah masing-masing...


tapi asalkan punya orang yang disayangi.,,


mereka pasti bahagia...






Let's go home...
^^

Taklukan Dunia

sekian lama kita bersama
dengan berbagai problema
hadapi dunia
pasti terluka


terkadang tertutup mata ini
ku tak akan hitam dan putih
kisah pahit datang dan hinggapi


saat pertengkaran
ada antara kita
coba ingatlah kawan
bahwa kita sehidup semati


maafkanlah aku kawan
hapuslah sedih di wajah
ku berjanji hadirkan tawa
semua takkan terulang kembali


dengarkanlah aku kawan
ayo tunjukkan semangat dirimu
taklukkan dunia

From Song Title Part 1

kata-kata ini ku buat dari judul lagunya The Jumpers :)
check this out ;)


dipanggung START UP ku katakan TRUE LOVE padamu tapi setelah itu ku katakan SAYONARA karena dia LEBIH BERARTI daripada kamu dan ku kan selalu HAPPY END bersamanya hingga akhir nanti dan ku pastikan rasa ini TAK AKAN BERUBAH :)

Saturday, April 2, 2011

Bila Saatnya

Pertama ku melihatmu kau menatap mataku
Hingga kau bawa diriku terbang ke tempat yang tinggi
Ku sadar kau tak sendiri, kau telah miliki cinta
Namun ku takkan menyerah untuk ku dapat cintamu

Bila sudah waktunya ku dapatkan hatimu
Akan ku jaga hingga ajalku
Bila sudah saatnya ku meraih cintamu
Takkan ku lepas untuk selamanya

Pertama ku melihatmu kau menatap mataku
Hingga kau bawa diriku terbang ke tempat yang tinggi
Ku sadar kau tak sendiri, kau telah miliki cinta
Namun ku takkan menyerah untuk ku dapat cintamu

Bila sudah waktunya ku dapatkan hatimu
Akan ku jaga hingga ajalku

Bila sudah saatnya ku meraih cintamu
Takkan ku lepas untuk selamanya

Bila sudah waktunya ku dapatkan hatimu
Akan ku jaga hingga ajalku
Bila sudah saatnya ku meraih cintamu
Takkan ku lepas untuk selamanya

Bila sudah waktunya ku dapatkan hatimu
Akan ku jaga hingga ajalku
Bila sudah saatnya ku meraih cintamu
Takkan ku lepas untuk selamanya

Hingga Akhir Waktu

ku coba untuk melawan hati
tapi hampa terasa di sini tanpamu
bagiku semua sangat berarti lagi
ku ingin kau di sini
tepiskan sepiku bersamamu


takkan pernah ada yang lain di sisi
segenap jiwa hanya untukmu
dan takkan mungkin ada yang lain di sisi
ku ingin kau di sini tepiskan sepiku bersamamu
bagiku semua sangat berarti
ku ingin kau di sini
bagiku semua sangat berarti lagi
ku ingin kau di sini

takkan pernah ada yang lain di sisi
segenap jiwa hanya untukmu
dan takkan mungkin ada yang lain di sisi
ku ingin kau di sini tepiskan sepiku bersamamu
hingga akhir waktu, hingga akhir waktu

Ada Deh

Di siang-siang bolong
Waktunya makan siang
Tahunya ada SMS

Tak tahu dari mana
Gak tahu dari siapa
Kok bilang sayang i love you

Tanya lagi dimana
Keluar sama siapa
Kayak bokap gua aja


Teman bukan
Sohib bukan
Pacar apa lagi

Ada deh mau tahu aja
Ada deh mau tahu aja
Ada ada ada ada deh mau tahu aja
Terserah gue

Di siang-siang bolong
Waktunya makan siang
Tahunya ada SMS

Tak tahu dari mana
Gak tahu dari siapa
Kok bilang sayang i love you

Tanya lagi dimana
Keluar sama siapa
Kayak bokap gua aja


Teman bukan
Sohib bukan
Pacar yah mimpi loe

Ada deh mau tahu aja
Ada deh mau tahu aja
Ada ada ada ada deh mau tahu aja
Terserah gue terserah gue

Mau ini mau itu
Mau ini terserah gue dong


Mau ini mau itu
Mau ini siapa loe


Terserah gue ada deh
Terserah gue ada deh

Ada deh mau tahu aja
Ada deh mau tahu aja
Ada ada ada ada deh mau tahu aja
Terserah gue

Ada deh mau tahu aja
Ada deh mau tahu aja
Ada ada ada ada deh mau tahu aja
Terserah gue terserah gue
Ada deh 

Januari Yang Salah

Saat jalan dengan pacar baruku
Kau datang melintas tepat di samping aku
Ingin senyum tetapi aku malu
Ada dia yang baru ku miliki

Andaikan aku bisa memutar waktu
Andaikan ku tak bertemu dengannya

Ini Januari yang salah
Kita bertemu sayang
Saat ku tak sendiri
Andaikan di tahun kemarin
Kita bertemu sayang
Kau ‘kan menjadi pacarku

Diam-diam aku mencuri pandang
Tapi kamu tetap tak melihatku
Ingin senyum tetapi aku malu
Ada dia yang baru ku miliki

Andaikan aku bisa memutar waktu
Andaikan ku tak bertemu dengannya

Ini Januari yang salah
Kita bertemu sayang
Saat ku tak sendiri
Andaikan di tahun kemarin
Kita bertemu sayang
Kau ‘kan menjadi pacarku



Jadi pacarku
Jadi pacarku

Ini Januari yang salah
Kita bertemu sayang
Saat ku tak sendiri
Andaikan di tahun kemarin
Kita bertemu sayang
Kau ‘kan menjadi pacarku



Kau menjadi pacarku Kau kan menjadi pacarku
Kau menjadi pacarku Kau kan menjadi pacarku

Photos The Jumpers



Myhalfside

Saat terindah dalam hidupku
Saat kau tlah hadir untukku
Kau teduhkan relung hati ini
Dengan hadirmu dan cintamu


Namun kini kau telah tinggalkan
Seluruh cintamu dan hadirmu
Hampa dan sunyi hatiku ini
Tersesat dan gelap tanpa arah


Mungkin kini kau telah bahagia
Meski tanpa ku tanpa cintaku


Inilah cinta suci darimu
Yang penuh keraguan dan tlah kau pun tinggalkan
Ku terima meski berat hati ini melangkah
Kesendirian dan kemunafikan hati ku ini

02042011

haduh nyebelin banget deh
masak cuma iseng-iseng mention ranggi kayak gini :
"@bismakarisma itu kan bismanya sm*sh nah klo @tepejumpers itu bismanya Jember :P @ranggimulia"






e tahu-tahu kak Tepenya bales mentionku sambil marah-marah.!!
sebel to the max deh jadinya...




and pesan-pesan buat Kak Tepe aja deh :
"kak.,,kita kan cuma bercandaan :(
maafin kita ya kak :)"




dan aku harap ke depannya Kak Tepe gak marah lagi sama kita :)






Hopefully come true :)

About Me Part 1

Namaku Andreina Candraningtyas.
Panggil aja aku andre


aku itu orangnya :
jorok
cuek
kadang nyebelin
males
suka mengkhayal
usil
suka tidur malem-malem
suka ngenet


hmmm.,,
disekolah aku punya sahabat namanya Ranggi Mulia


sssst.,,jangan bilang siapa-siapa ya kalau aku suka kak Tepe :P


dan aku yakin bahwa hidupku tidak akan berakhir dengan kehancuran :)

Cinta Sempurna

hidupku hanya untuk kamu
di hatiku cuma ada kamu
di benakku hanya ada satu

itu kamu penjaga hatiku
itu kamu pelindung jiwaku
itu kamu penuntun jalanku
tak ada yang memisahkan
tak ada yang seperti dirimu di hatiku

cintaku bukan cinta biasa
cintaku takkan pernah menyerah
karena cintaku sempurna
ku tertawa itu karena kamu
ku menangis juga karena kamu
ku bahagia semua karena kamu
apabila ku salah padamu
maafkanlah maafkan salahku
dan tak ada selain dirimu di hatiku
cintaku tak berhenti di akhir nafasku

cintaku bukan cinta biasa
cintaku tak pernah mengenal lelah
karena cintaku sempurna
hidupku dan matiku hanyalah untukmu
itu bukti cintaku padamu